|
Hibah 27,5 Juta Euro Untuk Keuangan dan Pendidikan |
|
|
|
::Berita Nasional:: -
Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan dan Keuangan Bukan Bank
|
|
16 Nov 2007, Jumat |
|
PEMERINTAH Indonesia menerima hibah 27,5 Juta Euro dari Komisi Eropa (European Commision/EC), yang hampir keseluruhan yakni 27 juta euro, berasal dari pemerintah Belanda.
Dana hibah tanpa syarat apapun ini untuk memperbaiki manajemen keuangan dan administrasi negara serta pengembangan kapasitas sektor pendidikan Indonesia.
Penandatanganan MoU pemberian hibah oleh Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Jean Breteche dilakukan di Jakarta, Jumat.
Untuk Program perbaikan manajemen keuangan negara, berlangsung enam tahun ke depan akan dilakukan oleh Departemen Keuangan. Sedangkan program peningkatan kapasitas sektor pendidikan, berlangsung lima tahun dilaksanakan oleh Departemen Pendidikan.
Ketertarikan negara donor pada perbaikan manajemen keuangan negara, menurut Kepala Perwakilan Bank Dunia, Joachim von Amsberg, mengingat Indonesia memiliki banyak sumber daya pembangunan yang membutuhkan manajemen yang baik sehingga bisa memberikan pelayanan publik yang memuaskan.
Hibah tersebut, menurut Deputi Bappenas bidang SDM dan Kebudayaan, Nina Sardjunani, sudah dimasukkan dalam pos hibah dalam pembiayaan dari luar negeri, sehingga ini menjadi bagian dari 20 persen kewajiban pemerintah pada pendidikan.
Pada 2008 ini, anggaran pendidikan masih 12 persen dari APBN. [05sig0201] |