Sajian alternatif yang mengemas berita, kajian dan informasi sebagai inspirasi bisnis & investasi
 
:: demi kepentingan pribadi, kerabat atau relasi, cantumkan data Anda di Publik Direktori. Layanan Free, dari lacak [dot] info, juga dapat diakses dari site ini.  ::
:: VCO itu ternyata mampu selamatkan anjing dari racun Celeng  ::
fajar
halaman utama
kategori berita
TransKota
GlobalNewsLink
IndonesiaWorldNews
sinawar
takhta
benang merah
teropong metafisika
potensi
herbal indonesia
bisnis
kolom pembaca
surat terbuka
topik dan komentar
humor
internet tutorial
prospekbiz
KELOMPOK media menjunjung tinggi kemandirian. Hadir sebagai alternatif pilihan hak bagi siapapun untuk mendapatkan pengetahuan, berita dan keputusan. Maka, prospek[dot]biz hanya mengemas data, informasi, berita dan kajian bermakna. Prospek [dot] biz juga tidak melayani permintaan pemasangan iklan banner di halaman depan. :: Administrator/ Pemimpin Redaksi ::
Tender Tabung Elpiji, Ada-ada Saja Cetak E-mail
::sinawar:: - Benang Merah
17 Nov 2007, Sabtu
BEBERAPA bulan terakhir berita seputar Elpiji banyak menghiasi halaman media. Malah Wapres Jusuf Kalla turut bicara. Kini berita paling gres, terbaru, dan paling tidak menarik adalah pengumuman tentang tender tabung elpiji kepada perusahaan nasional, yang dipastikan tidak akan mampu memenuhi, kecuali disertai impor.

Sebagaimana diketahui, selama 2008 dibutuhkan sebanyak 23 juta unit tabung elpiji. Saat ini, untuk memenuhi kebutuhan program konversi periode Januari-Juni 2008, PT Pertamina (Persero) menenderkan pengadaan delapan juta unit tabung elpiji berkapasitas tiga kg. Sisanya, 15 juta unit tabung elpiji akan ditenderkan pada Maret 2008.

Tender itu diatas kertas diperkirakan sulit untuk dapat dipenuhi oleh perusahaan nasional. Bahkan, sekalipun tanpa tender dan semua perusahaan yang ada ditunjuk untuk memenuhinya sesuai kapasitas produksi yang dimiliki.

Masalahnya, kebutuhan saat ini bersifat kaget, tidak normal, karena adanya program konversi dari minyak tanah ke elpiji.

Sebagaimana kebutuhan angkutan bis di masa lebaran, berapapun jumlah armada yang disiapkan, senantiasa kurang, Namun, ketika di luar hari lebaran, tak semua bis beroperasi. Itu pun masih kekurangan penumpang.

Demikian pula pada kasus pengadaan tabung elpiji. Pertamina memang sengaja tidak melakukan tender sekaligus. Hal ini dimaksudkan memberi kesempatan produsen baru ikut tender dan produsen lama meningkatkan produksinya.

Kenyataannya peserta tender memang bertambah. Pada tender pertama tahun 2007, pemenang tender berjumlah empat perusahaan. Tender kedua, pemenang menjadi 12 perusahaan. Kini, secara keseluruhan terdapat 30 perusahaan.

Namun, secara keseluruhan kemampuan produksi perusahaan nasional, menurut Ketua Asosiasi Industri Tabung Baja (Asitab) Tjiptadi, hanya dua juta tabung per bulan. Sementara pengalihan pengadaan tabung 2007 saja sudah mencapai dua juta per bulan, dari total kekurangan 4,2 juta tabung elpiji, yang harus diselesaikan pada bulan Januari-Februari 2008.

Terkecuali pemenuhan jumlah kebutuhan tabung elpiji bersifat normal. Artinya jumlah kebutuhan dibawah total kapasitas produksi nasional, maka penyelenggaraan tender membawa makna. Kualitas pun terjaga.

Sebaliknya, bila jumlah yang dibutuhkan lebih dari kemampuan produksi nasional, penyelenggaraan tender, sebagaimana obrolan di warung kapi, Pertamina ...ada-ada saja. (11sig01/prn)

Tulis komentar
Nama:
Judul:
BBCode:Web AddressEmail AddressBold TextItalic TextUnderlined TextQuoteCodeOpen ListList ItemClose List
Komentar atau sekadar melengkapi informasi:

Komentar Tersimpan

Terakhir diperbaharui ( 12 Jul 2008, Sabtu )
< Sebelumnya   Selanjutnya >
iklan
Baris, Gratis-Berbayar
webtorial
WebLinks
Direktori Anda
spesial
pemerintah daerah
hobi otomotif
Jumlah Kunjungan
1214672

UUD 45 Pasal 28 f Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.