|
Teleng Ria Pacitan Menanti Investor |
|
|
|
23 Mei 2006, Selasa |
|
TELENG Ria, obyek wisata pantai yang tetap menjadi pilihan utama bagi yang berkunjung ke Pacitan, meskipun dari sisi perawatan selama ini praktis tak banyak disentuh. Kecenderungan ketika datang musim penghujan bibir pantai banyak dipenuhi sampah. Bahkan 10 petugas kebersihan yang ada tak mampu menanganinya. Sampah itu datang melalui sungai Grindulu yang memiliki arus besar yang mendorongnya hingga ke laut.
Saat ini kawasan pantai relatif masih perawan. Di sisi kanan kiri jalan menuju lokasi pantai sepanjang 500 meter masih liar. Di ujung jalan masuk lokasi wisata juga tanpa ditandai apapun. Sekalipun demikian, Teleng Ria menyimpan daya tarik tersendiri dan paling diminati di antara enam obyek wisata yang lain di pacitan.
Di sana yang tampak berubah hanya adanya petugas retribusi di beberapa pintu masuk. Itu pun ada yang tak memahami potensi wisata yang ada di kabupaten-nya.
Perkembangan lain, direncanakan akan dibangun tempat bermain anak-anak seluas 2000M2. Lokasinya bersebelahan dengan kompleks bay beach hotel. Sementara, lokasi bekas kebun binatang mini yang terbengkalai, akan dibangun kolam renang dewasa. Namun, semua itu menunggu investor.
Secara keseluruhan pendapatan pacitan dari sektor wisata pada tahun 2005 mencapai Rp 717,19 juta. Nilai ini termasuk sumbangan darti obyek wisata Tamperan, Srau, Klayar, Gua Tabuhan, Gua Gong dan pemandaian air hangat. pb121201 |