|
Tertekan BM Impor, Petani Padi Beresiko Rugi Rp5,4 Triliun |
|
|
|
::sinawar:: -
Benang Merah
|
|
11 Feb 2008, Senin |
PENDAPATAN petani diperkirakan akan hilang hingga Rp5,4 triliun. Demikian Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam analisanya terhadap dampak yang akan terjadi akibat pemerintah menurunkan bea masuk (BM) impor beras sebesar Rp100 per kg. Instrumen itu disinyalir akan menekan harga gabah di tingkat petani. Resiko kerugian sebesar itu, dengan asumsi produksi gabah nasional mencapai 54 juta ton.
:: Baca lebih detil :: |