|
Suasana Tidak Aman Menyelimuti Kota Kendari |
|
|
|
::sinawar:: -
Benang Merah
|
|
04 Apr 2008, Jumat |
|
KOTA KENDARI, Sulawesi Tenggara yang selama ini relatif aman, sejak Rabu (27/3) berubah menjadi kurang nyaman. Memasuki April 2008 proses perkualiahan di Universitas Haluoleo (Unhalu) itu pun terpaksa diliburkan, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Bahkan, Kapolda Sultra Brigjen Pol Joko Satrio mengatakan, pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas bagi siapa pun yang melanggar hukum. "Kami akan memertimbangkan pemberian izin menyampaikan aspirasi sebagai antisipasi terjadinya tindakan anarkis," katanya.
Ketegangan yang terjadi di Kendari memang berawal dari penyampaian aspirasi dalam bentuk demo. Sebagaimana diketahui, pada Kamis (27/3), mahasiswa dan PKL (pedagang kali lima) berunjuk rasa di kantor wali kota Kendari, bentrok dengan aparat polisi dan pegawai kantor walikota. Aparat Kepolisian pun kemudian menyerbu kampus Unhalu yang mengakibatkan sejumlah fasilitas di gedung rektorat dan auditorium rusak. Kedatangan aparat kepolisian di kampus konon mencari oknum mahasiswa yang dilaporkan menyandera anggota polisi.
:: Baca lebih detil ::
(Sumber: Lacak.info) |