|
Perempuan 10 Kota Protes Kenaikan BBM |
|
|
|
::Berita Nasional:: -
Bumi - Air - Kekayaan Alam, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup
|
|
26 Mei 2008, Senin |
|
SEKITAR seratus aktivis perempuan dari 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara di halaman Kantor Pos Medan, Senin (26/5) petang. Mereka berkeberatan atas keputusan pemerintah menaikkan harga BBM.
Mereka mengingatkan, kebijakan harga baru BBM akan membawa ibu dan anak menjadi korban. Kenaikan harga BBM akan menjadikan kekerasan dalam rumah tangga meningkat. Selama aksi, mereka membungkam mulut dengan selotip hitam. Aksi berlangsung tertib, tanpa orasi.
Maya Manurung, juru bicara aksi, mengatakan, menaikkan harga BBM hanya akan menimbulkan orang miskin baru. Langkah pemberian BLT juga bukan jalan keluar mengatasi kemiskinan. ”Kami khawatir Indonesia akan kehilangan satu generasi dengan kenaikan harga BBM ini,” kata Maya.
Maya melihat selama ini pemerintah tidak transparan dalam menjelaskan kenaikan harga BBM. ”Indonesia kaya minyak, tetapi justru tidak bisa memenuhi kebutuhan bahan bakar rakyatnya,” tutur Maya. (33sig10) |