|
Mahasiswa Unhas Bentrok Dengan Polisi |
|
|
|
::Berita Nasional:: -
Bumi - Air - Kekayaan Alam, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup
|
|
27 Mei 2008, Selasa |
|
MAHASISWA Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, bentrok dengan aparat kepolisian saat berunjuk rasa di depan kampusnya, Selasa (27/5). Mahasiswa dan polisi saling lempar batu karena demonstran yang memblokir jalan dibubarkan oleh polisi.
Mahasiswa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai akan semakin menyengsarakan masyarakat miskin. Mahasiswa menutup jalan Perintis Kemerdekaan di depan kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Polisi coba menggiring demonstran kembali ke kampus supaya tidak mengganggu kepentingan umum.
Semula mahasiswa menerima digiring ke kampus. Namun, demonstran kembali memblokir jalan. Polisi kembali membubarkan demonstran dan berujung pada bentrokan. Mahasiswa melempar polisi dengan batu dan pecahan bata. Polisi mengejar para mahasiswa yang lari masuk ke dalam kampus. Mahasiswa menutup pagar kampus supaya polisi tidak masuk lingkungan akademis.
"Kita tidak akan menangkap mahasiswa. Tetapi yang bukan mahasiswa itu tolong ditangkap," ujar Komisaris Besar Genot Hariyanto, Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Makassar.
Genot juga bertemu dengan perwakilan rektorat Unhas untuk mencegah bentrokan lebih lanjut. "Kita harap semua saling mengerti, baik polisi dan adik-adik mahasiswa. Saya rasa sudah tidak ada masalah lagi," ujar Genot yang kemudian menarik pasukanya.(27sig11) |