Sajian alternatif yang mengemas berita, kajian dan informasi sebagai inspirasi bisnis & investasi
 
:: demi kepentingan pribadi, kerabat atau relasi, cantumkan data Anda di Publik Direktori. Layanan Free, dari lacak [dot] info, juga dapat diakses dari site ini.  ::
fajar
Halaman Utama
Berita Nasional
Berita MancaNegara
sinawar
Suksesi
benang merah
Karakter
potensi
Bisnis & Herbal
Peduli
Suara Rakyat
Jumlah Kunjungan
1284172
prospekbiz
KELOMPOK media menjunjung tinggi kemandirian. Hadir sebagai alternatif pilihan hak bagi siapapun untuk mendapatkan pengetahuan, berita dan keputusan. Maka, prospek[dot]biz hanya mengemas data, informasi, berita dan kajian bermakna. Prospek [dot] biz juga tidak melayani permintaan pemasangan iklan banner di halaman depan. :: Administrator/ Pemimpin Redaksi ::
Perang Israel, Lebanon, Hizbullah untuk Apa dan Kepentingan Siapa Cetak E-mail
24 Ags 2006, Kamis
Dua warga Israel di Sandera Hizbullah : Benar Ada, Tidak Ada, Diadakan, atau Rekayasa
SETELAH  piala dunia, kini pertunjukan perang Israel, Lebanon, dan Hizbullah berganti menarik perhatian dunia. Bahkan telah berhasil membangunkan emosi sebagian warga dunia, untuk datang sebagai suporter, dengan berbagai alasannya masing-masing, meski belum diketahui pasti alasan perang itu sendiri. Untuk Apa & Siapa perang ini kali? Memang tak mudah mencari jawabnya. Namun, sekurang-kurangnya terdapat 4 (empat) parameter untuk mencari tahu sesungguhnya cerita pertunjukan ini. Menurut Anda parameter mana yang paling relevan? Tuliskan pendapat ada pada kolom tersedia pada bagian bawah tulisan ini.

Sebagaimana santer diberitakan, bahwa alasan Israel melakukan serangan ke lebanon, karena tuntutan untuk dikembalikannya dua Israel yang disandera di Lebanon oleh Hizbullah. Namun, hingga gencatan senjata berlangsung, berita seputar dua serdadu Israel tidak populer lagi. Bahkan yang menguat, justru terjadinya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang saling menuduh adanya konspirasi terhadap perang ini. Mengapa?

Bertolak pada perkembangan yang terjadi, di sini tersimpan pertanyaan mendasar, benarkah ada 2 warga israel yang disandera di Lebanon oleh Hizbullah?

Atas pertanyaan tersebut sekurang-kurang-nya terdapat 4 (empat) kemungkinan jawaban. Antara lain (1) ada; (2) Tidak ada; (3) Diadakan; dan (4) Rekayasa untuk pertempuran.

Alternatif jawaban pertama (1) tampak tidak didukung oleh perkembangan yang berarti (nation integrated). Keberadaannya cenderung diabaikan.

Bila alternatif kedua (2) yang menjadi kenyataaan, dapat diartikan sebagai paket dalam upaya menciptakan pasar senjata, terutama bagi negara yang terancam ekonominya. Konflik yang meluas adalah pasar yang menarik. Negara sekitar konflik akan memperkuat persenjataan modernnya.

Disini yang secara kasat mata memperlambat upaya gencatan senjata adalah Amerika Serikat, yang memiliki industri strategis senjata. Hal ini didukung pula oleh Perancis dan Inggris, dua negara penentang Euro, yang juga memiliki industri persenjataan berat, yang cukup terkenal Scorpion. Perangkat ini juga dimiliki oleh Indonesia.

Untuk alternatif jawaban ketiga (3) "diadakan", ini berarti Lebanon merupakan bagian dari konspirasi penjualan senjata. Disini Lebanon dan Israel berada dalam posisi yang sama, berkesempatan menjadi pialang senjata bagi negara yang memiliki industri strategis senjata.

Alternatif jawaban terakhir, keempat (4) mengisyaratkan sorotan tajam justru mengarah kepada sosok Hizbullah. Mengapa dan ada apa Hizbullah bertempur di wilayah Lebanon. Bukankah Hizbullah selama ini dikenal sebagai laskar gerakan bawah tanah atau dikenal pula sebagai sayap kanan Palestina. Benarkah Hizbullah merupakan paket CIA di Lebanon.

Demikian antara lain parameter perang Israel, Lebanon, dan Hizbullah, yang sulit diketahui pasti, sesungguhnya perang ini untuk apa dan untuk siapa? Bila kepastian itu belum diyakini, perlukah bersimpati kepada salah satu pihak dan pihak siapakah yang layak diberikan simpati? bagaimana menurut Anda? (jatim.info)
Terakhir diperbaharui ( 22 Mar 2008, Sabtu )
< Sebelumnya
iklan
Baris, Gratis-Berbayar
WebLinks
Konflik
Teror
Religi
Pemerintah Daerah
Weblinks Lain

UUD 45 Pasal 28 f Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia.